Terapkan Etika Profesionalisme Pada Karyawan

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Menerapkan etika profesionalisme pada karyawan. Sikap profesionalisme wajib dimiliki setiap orang. Profesional dalam artian tidak baperan saat menghadapi situasi sulit di suatu ligkungan, utamanya lingkungan kerja. Kedengarannya prinsip ini memang terkesan mudah, namun pada kenyataannya implementasinya lumayan berat.

Lebih lanjut mengenai profesionalisme di atas, sikap ini merupakan hal paling fundamental yang harus dimiliki setiap karyawan pada sebuah perusahaan atau instansi. Pengembangan sifat profesionalisme merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kinerja dan karir masa depan karyawan. Bayangkan jika tidak ada sifat ini pada diri seseorang. Apakah menurut Anda kinerjanya akan baik-baik saja?

Sikap ini dinilai sebagai salah satu aspek yang harus dimiliki sesorang untuk sukses dalam setiap pekerjaan. Sederhananya, seorang karyawan berkewajiban melaksanakan pekerjaannya dengan baik.

Sebenarnya, sejak dahulu kita telah ditempa untuk membuilding sifat ini serta konsisten dalam mempertahankannya. Hanya saja ada inkonsisten dalam diri setiap manusia yang tidak dapat dihindari. Namun, hal tersebut tentu saja tidak dapat dijadikan pembenaran untuk terus-terus lalai dalam menerapkannya.

Secara umum, profesionalisme mencerminkan beberapa sikap di bawah ini.

  1. Disiplin waktu

Waktu adalah uang. Ungkapan tersebut menjelaskan secara tersirat betapa pentingnya waktu dalam hidup. Datang terlambat ke kantor dan mengerjakan tugas melewati tenggat waktu merupakan cerminan sikap yang tidak termasuk dalam profesional. Hal tersebut sama saja Anda membuang-buang waktu. Membuang-buang waktu berarti membuang-buang kesempatan.

2.   Menjunjung tinggi integritas

Integritas dan kejujuran adalah sikap profesionalisme selanjutnya yang hukumnya wajib dimiliki seseorang. Integritas dibangun melalui tiga unsur penting, yaitu nilai atau value, konsistensi dan komitmen. Etika ini akan semakin kuat apabila seseorang konsisten antara apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan.

3.   Menghargai sesama rekan kerja

Pada dasarnya saling menghargai sesama adalah mutlak dilakukan. Jika Anda ingin dihormati, maka hormatilah orang lain. Meskipun memang jabatan Anda mungkin lebih tinggi daripada orang lain, namun bukan berarti Anda bisa semena-mena.

4.   Mengenyampingkan masalah pribadi

Beberapa orang kadang tidak bisa memisahkan masalah personal dan masalah kantor. Ketika masalah pribadi dicampuradukkan dan dibawa-bawa ke tempat lain, maka secara otomatis akan memberi pengaruh buruk bagi tempat baru tersebut. Jadi, belajarlah bersikap profesional dengan mengenyampingkan masalah pribadi. Biarlah masalah tersebut diselesaikan pada tempat dan porsinya masing-masing.

5.   Memperhatikan penampilan

Visual tidak jauh-jauh dari penampilan luar seseorang. Penampilan yang dimaksud berkaitan dengan outfit. Tempatkan outfit kerja, jalan, rumahan, renang dan lain-lain pada tempatnya. Penampilan menjadi unsur selanjutnya yang bisa menggambarkan profesionalisme seseorang. Jangan sampai salah kostum yah!

6.   Bertanggungjawab

Sejak dahulu kita diajarkan bagaimana bertanggungjawab atas perbuatan apa yang telah kita lakukan. Misalnya, mencuci pakaian sendiri, membersihkan kamar, mengepel saat menjatuhkan sesuatu ke lantai dan lain-lain merupakan contoh dari sikap tanggung jawab yang paling sederhana. Lalu bagaimana sikap bertanggungjawab yang dimaksud apabila berurusan dengan urusan kantor? Nah, sesederhana Anda menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan baik di kantor serta tidak melewati tenggat waktu yang telah ditentukan.

Sebuah perusahaan ternama, Ana Interior senantiasa menjunjung tinggi etika profesionalisme sejak lama. Termasuk dalam hal berinteraksi dan bertransaksi dengan pelanggan. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa interior ini juga mengedepankan kualitas pelayanan profesional dalam membantu calon mitra dan calon customernya, menawarkan produk-produk interior guna memenuhi kebutuhan desain rumah, kantor maupun apartemen Anda. Ana Interior telah berpengalaman di bidangnya dan kini telah memiliki 11 cabang di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi situs www.anainterior.co.id dan menghubungi nomor telepon yang tertera.

Tinggalkan Komentar

Tentang Kami

Ana Interior menyediakan berbagai model tirai/gorden roller blind, vertical blind, outdoor blind dan gorden anti darah  untuk rumah sakit dari berbagai merk, dan juga produk  wallpaper, lantai vinyl, sticker kaca sandblast, dan karpet untuk memenuhi kebutuhan interior anda

Artikel Terbaru

Baca Juga

Ikuti Kami

× Chat with us on Whatsapp