Sebelum terjun ke dunia bisnis, tentunya Anda harus mengulik lebih dalam mengenai jenis bisnis apa yang akan dijalankan dan bagaimana penerapan sistem bisnisnya. Bila tertarik menjalankan bisnis di bidang apapun itu, baik mandiri maupun bersama-sama orang lain, sangat penting untuk memahami terlebih dahulu bidang bisnisnya hingga anggaran untuk menjalankannya. Juga ada baiknya Anda berbekal ilmu mengenai prosedur dan sistem kerja bisnis tersebut. Dengan begitu, Anda dihitung memiliki modal secara ‘materil’ dan ‘pengetahuan’.

Merintis usaha dari nol tentunya beresiko besar apalagi jika pengalaman berbisnis kita kurang. Adanya kekhawatiran gagal inilah yang mendorong terciptanya bisnis dengan sistem waralaba. Menurut sejarah, bisnis waralaba pertama kali dijalankan di Amerika pada tahun 1851 oleh Singer Sewing Machine Company, produsen mesin jahit singer.

Jika Anda pernah melihat suatu toko atau kios atau booth dengan nama merek dagang yang sama di tempat atau kota berbeda, itulah bisnis waralaba. Dengan sistem ‘meminjam’ merek tersebut, pebisnis tidak perlu khawatir lagi dalam menjalankan bisnisnya karena sistem yang digunakan telah terealisasi dengan baik.

Sistem kerja waralaba yaitu ketika pemberi waralaba atau franchisor memberikan hak hntuk memanfaatkan atau menggunakan sebuah penemuan atau hak kekayaan intelektualnya kepada pihak lain dengan perjanjian tertentu. Sehingga pihak penerima waralaba (franchisee) mempunyai hak untuk memanfaatkan atau menggunakan merek dagang dan sistem bisnisnya untuk kepentingan franchisee.

Tak kalah dengan bisnis waralaba di luar negeri, perkembangan bisnis waralaba di Indonesia juga sangat signifikan. Banyak pebisnis franchise yang masih mempercayai merek-merek nasional karena produk dan jasa yang dinilai bermutu tinggi tidak kalah saing dengan franchise luar.

Kelebihan-kelebihan bisnis franchise yang menguntungkan tidak bisa diabaikan begitu saja oleh pebisnis. Terang saja, keuntungannya dari segi profit dan marketing jelas menggiurkan. Anda tidak perlu repot-repot promosi sana sini untuk membranding merek dagang lagi. Cukup dengan promosi ringan, misalnya mempromosikan letak atau lokasi franchise.

Sebenarnya ada dua bentuk bisnis franchise, yaitu berupa produk dan merek dagang yang mana pemilik franchise melisensikan hak untuk menggunakan merek dagang tertentu. Bentuk lain yang dimaksud yaitu dimana pemilik bisnis menyediakan layanan dan dukungan kepada pemegang franchise. Namun, umumnya kedua bentuk bisnis ini digabungkan menjadi model bisnis franchise seperti yang kita kenal sekarang.

Untuk mengetahui sistem kerja waralaba dan memulai peruntungan di bisnis yang satu ini, sepatutnya Anda memperhatikan dan mempersiapkan hal-hal berikut.

  1. Mengajukan proposal yang menarik

Sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, ada baiknya Anda menyusun proposal mengenai produk yang akan Anda jadikan lahan bisnis ke depannya. Persiapkan segala informasi terkait produknya secara detail. Pertimbangkan modal dan persaingan usaha.

  • Senantiasa mendukung perkembangan merek franchisor

Nah, hal ini sudah menjadi kewajiban bagi pemilik bisnis franchisor untuk selalu mendukung perkembangan merek bisnisnya. Hanya karena merek dagang telah dikenal masyarakat luas, bukan berarti Anda berhenti melakukan kegiatan promosi. Promosi yang konsisten akan membuat nama brand Anda tetap stabil.

  • Mengatur keuangan

Hal krusial lainnya yang harus diperhatikan adalah mengatur keuangan secara teliti. Perhitungan keuntungan secara optimal, menyusun dan menganalisa pemasukan dan pengeluaran akan sangat membantu rencana keuangan. Hal ini termasuk meminimalisir kesalahan-kesalahah kecil yang mungkin terjadi.

  • Memanfaatkan eksistensi teknologi

Dengan adanya teknologi mutakhir saat ini, tentu saja mempermudah segala urusan. Kala ini ada banyak aplikasi-aplikasi yang membantu para pebisnis dalam menjalankan usahanya. Selain itu, teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media penyampai promosi.

Sebuah perusahaan ternama, Ana Interior tengah membuka kesempatan bagi Anda yang tertarik terjun ke bisnis franchise, khususnya di bidang produk desain interior. Ana Interior telah berpengalaman di bidangnya dan kini telah memiliki belasan cabang tersebar di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi situs www.anainterior.co.id dan menghubungi nomor telepon yang tertera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *